Aura Kasih

Just another WordPress.com weblog

NARKOBA DAN PERMASALAHANNYA

MENUMBUHKAN KEPEKAAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL DALAM UPAYA MENANGULANGI PEREDARAN NARKOBA

Nugroho Edy [1]

Abstraksi

T

rend perkembangan penyalahgunaan narkotika dari tahun ke tahun semakin meningkat , kasus kasus yang terungkap dan ditangani oleh pihak kepolisian belum sepenuhnya menyadarkan para pelaku kejahatan narkoba baik penguna maupun pengedar narkoba untuk insyaf sangsi hukum sampai dengan hukuman mati tidak membuat jera para pelaku kejahatan narkoba. Kejahatan narkoba ibaratkan fenomena gunung es dimana kasus yang timbul dan terungkap belum sepenuhnya memiliki kadar yang cukup mengambarkan terhadap permasalahan narkoba yang sesungguhnya, dimana angka yang sebenarnya lebih tinggi dan berada di bawah permukaan. Masyarakat pada umumnya belum sepenuhnya menyadari akan fenomena ini, dan masih jauh dari kata – kata peduli , sebagai gambaran semakin minimnya kepedulian sosial dapat dilihat dari rasa acuh tak acuhnya masyarakat ketika saudara , tetangga maupun sanak familinya melakukan tindak pidana / penyalahgunaan narkoba atau hilang dari suatu kelompok masyarakat karena Narkoba ketika. Suatu hari si Asep yang biasa ikut kegiatan rapat RT bulanan tidak ikut rapat ternyata si Asep sudah tertangkap oleh petugas karena menyalahgunakan narkoba dan beberapa hari kemudian Si Amat ditangkap juga dalam kasus yang sama , mengapa si Amat tidak bisa mengambil hikmah dari pelajaran si Asep yang lebih dulu tertangkap petugas karena Narkoba atau ketidak tahuannya atau kepeduliannya sosial apa yang dialami si Asep tidak dijadikan pelajaran berharga si Amat. Alangkah ironisnya masyarakat timur yang masih menjunjung rasa kepedulian yang tinggi sudah mengangap hal ini adalah suatu hal yang biasa dan tidak bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari kasus tersebut. Yang jadi pemikiran sejauhmana rasa kepedulian dan kepekaan itu ….?


Bangsa kita telah lama dikenal sebagai bangsa yang memiliki ciri khas dan karakter yang kuat akan sifat keramahtamahannya dan lekat dengan kegotongroyongannya , bangsa lain telah memberikan suatu bentuk pengakuan apresiasi yang tinggi yaitu sifat ketimurannya , senantiasa terbuka dan memiliki rasa sopan santun, kepedulian sosial yang tinggi hal ini didasarkan bahwa karakter ini terbentuk karena dorongan akan pola dan sikap hidup kebersamaan dan pola hidup berdampingan sehingga timbul suatu kontrol sosial yang mengarah kepada suatu bentuk kepekaan sosial maupun rasa kepedulian sosial.

Sejalan dengan perkembangan masyarakat dan mulai masuknya budaya – budaya bangsa lain terutama budaya kebarat – baratan mengarah ke westernisasi maka sifat dan perilaku tersebut lambat laun memudar berubah menjadi sifat – sifat akan pola hidup individualisme yang cenderung memikirkan diri sendiri maupun ego sentris kelompok sehingga kondisi ini memudarkan rasa kepedulian dan kepekaan sosial didalam masyarakat, orang sudah tidak mau menghargai orang lain , rasa acuh dan tak acuh terhadap lingkungannya hanya memikirkan diri sendiri dan kelompoknya.

Fenomena semacam ini merupakan sarana yang mudah dalam upaya peredaran narkoba, dimana masyarakat yang tidak lagi memikirkan orang lain bersifat individualis, tidak mau tahu dengan kesulitan sampai permasalahan yang dihadapi lingkungannya menjadikan pengedar narkoba, semakin mudah untuk masuk kedalam suatu individu maupun kelompok masyarakat dimana dalam situasi ini kontrol sosial masyarakat semakin lemah sehingga benteng sosial yang timbul dari rasa kepedulian dan kepekaan sosial tidak lagi mampu untuk membentengi dari pengaruh – pengaruh luar termasuk pengaruh dari narkoba.

Menumbuhkan Rasa Kepekaan dan Kepedulian sosial

Kepekaan dan kepedulian sosial tidak bisa timbul secara tiba – tiba / sporadis , namun kepekaan dan kepedulian sosial harus dibangun ,timbul melalui tataran / proses yang berawal dari individu itu sendiri yang memiliki kepedulian terhadap diri sendiri dan mengembang kepada keluarga , lingkungan sekitar sampai kepada tataran yang lebih luas yaitu bangsa mengapa dalam mencegah peredaran narkoba memerlukan kepedulian dan kepekaan sosial ?

Seringkali orang melakukan penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa kepedulian dan kepekaan sosial yang lemah, ia merasa tidak diperhatikan oleh lingkungannya, merasa acuh dengan lingkungannya ada istilah Loe…Loe …Gue …Gue… emang gue pikirin .. masalah loe bukan masalah gue .., paham / budaya ini sudah sepantasnya tidak boleh hidup dan berkembang di masyarakat kita yang ketimuran yang masih memegang rasa sosial yang tinggi. Istilahnya ikut merasakan penderitaan yang dialami oleh orang lain , ikut ber empati , dan bisa mengambil hikmah yang dialami oleh orang lain dan dijadikan pelajaran berharga.

Dengan berkaca terhadap setiap persoalan dari yang terkecil ber simpati walaupun hanya dengan kata – kata ikut prihatin atas permasalahan yang dialami si amat dan si asep syukur bisa memberikan sesuatu solusi bagi keluargannya ,maka lambat laun rasa kepedulian itu akan tumbuh dan timbul sehingga apabila lingkungan sekitar sudah memiliki rasa kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi , apa yang dialami si Asep dan diikuti Sia Asep tidak diulangi oleh yang lain.


[1] Pemerhati masalah narkoba

Maret 31, 2009 Ditulis oleh jes74 | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

KENANGAN TERINDAH

foto27

DI SUMOWONO MY FAMILY

foto32

KUDA TAWANG MANGU

foto02

KETEP MERAPI VIEW

foto03

JIMBARAN VIEW

GROJOGAN SEWU VIEW

foto401

foto57

CANDI SUKUH VIEW

foto46

CEMORO SEWU VIEW TAWANGMANGU

foto37

SIKECIL NAIK KUDA

DI TAWANGMANGU

Januari 13, 2009 Ditulis oleh jes74 | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

MY FAMILY

ANAKKU

ANAKKU

Julia Sindy Pratama Putri , Semarang 19 Juli 2002

Sabtu pahing , RS Elisabeth, Ruang Anna merupakan putri kami merupakan anak pertama yang lahir dibulan Juli di Ruang Anna , Putri Pertama dari Ibu Sinta dan bapak Edy

ISTRIKU

ISTRIKU

Istriku Tanjung Sakti, 27 September 1973 dia dilahirkan dari bapak Drs. J Hambali dan Ibu Sarma anak ke 2 dari 5 bersaudara. dia merupakan dewi bagi keluarga serta anakku bintang Libra dia punya, kemauan keras adalah wataknya dalam mewujudkan impiannya, empek – empek palembang adalah kesuakaannya.

noeg2 Edy Nugroho,SE adalah namaku yang diberikan oleh H. Sumargo dan Hj Sudarti aku dilahirkan di Semarang , 17 Juli 1975 berbintang Cancer satu hal yang aku suka adalah saling terbuka dalam menangani sesuatu permasalahan, makan soto adalah kesukaanku, traveling adalah hobiku, dangdut adalah musikku bukannya katrok tapi melayunya yang aku suka….

Prinsip hidup  seperti  falsafah air , yang mengalir apa adanya yang dapat menembus kerasnya batu karang, mencairkan segala yang keras dan memberikan kesejukan dikala dahaga…. tapi bukannya air tuba namun air yang menyejukkan bagi kita semua

Januari 13, 2009 Ditulis oleh jes74 | Uncategorized | | 1 Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Januari 13, 2009 Ditulis oleh jes74 | Uncategorized | | 1 Komentar